Awas, Bahaya Migren yang disertai Stroke


Migren dapat menyerang siapa saja

Bukannya menakut-nakuti, terkadang satu penyakit bisa timbul menyusul penyakit lainnya. Ironisnya, gejala penyakit kedua seringkali begitu tersamar sehingga orang tidak menduga keberadaannya. Hal ini berlaku pula pada migren yang dapat disertai stroke.

Frekuensi timbulnya sakit kepala sebelah, ternyata dapat menjadi gambaran besarnya risiko terhadap stroke dan serangan jantung. Penelitian di Amerika Serikat tahun 2007 menyebutkan, jika migren kita kambuh rutin minimal sebulan sekali, artinya risiko serangan jantung meningkat menjadi 50 persen lebih tinggi. Ini dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengalami migren sama sekali. Baca entri selengkapnya »

Iklan