Wajah Luka Parah diobati Lintah!


Sobat eNHa, pagi ini eNHa membaca satu berita baru mengenai aplikasi lintah yang memberikan manfaat bagi manusia, dimana ada seorang wanita Swedia terluka parah diobati dengan lintah. Wanita tersebut dilarikan ke rumah sakit dengan luka gigitan akibat serangan anjing peliharaannya, yang mengakibatkan luka begitu parah pada wajahnya. Luka menganga membentang dari bibir atas hingga ke mata, sebagian daging kulit wajah wanita malang tersebut bahkan terkoyak.

Dengan kondisi yang sedemikian parah, para dokter bedah di rumah sakit Skane di Swedia mengambil keputusan cepat yang berani. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan sang pasien adalah dengan melakukan bedah rekonstruksi wajah dan menyambung wajahnya yang nyaris hancur menggunakan 358 ekor lintah. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Lintah Indonesia di Laptop si Unyil Trans7


Tuk Sobat eNHa, Jangan lupa saksikan penayangan liputan edukasi anak tentang budidaya lintah dan terapi lintah di acara Laptop si Unyil yang ditayangkan di Trans7. Segera!

Lintah Indonesia di Jelang Siang TransTV | Liputan Budidaya & Terapi Lintah


Sobat eNHa, Saksikan penayangan “Budidaya Lintah dan Terapi Lintah – eNHa Farm” di acara “Jelang Siang – TransTV” pada hari ini (Senin, 11 Oktober 2010) pukul 12.30 WIB!

Lintah Indonesia di Kontan | Si Penyedot Darah yang Laku Keras



eNHa Farm di Tabloid Kontan

Sobat eNHa, berikut ini eNHa link-kan sebuah hasil liputan Tabloid Bisnis KONTAN tentang Budidaya Lintah eNHa Farm. Tulisan ini telah diterbitkan pada edisi 9 tanggal 20 Agustus 2010 lalu. Selamat membaca!

Si penyedot darah yang laku keras.

Lintah Indonesia di Cita-citaku Trans7


“Ingin jadi apa kalo sudah besar nanti? Pertanyaan yang kerap singgah saat kita kecil. Ada yang beruntung dapat mewujudkan cita-citanya namun tidak sedikit yang cita-citanya kandas di tengah jalan karena kondisi yang tidak memungkinkan. Fenomena itulah yang coba diangkat dalam program TRANS7, Cita-citaku. Melalui program Cita-citaku, diberikan kesempatan kepada anak-anak yang memiliki keinginan besar untuk mewujudkan cita-citanya dalam sekejap. Dengan memberikan kesempatan tersebut, diharapkan terwujud  kesempatan bagi anak-anak tersebut kelak saat mereka dewasa.”

Demikian sinopsis program acara Cita-citaku di TRANS7. Sungguh sebuah acara sangat bagus, edukatif sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha semenjak kecil. Dengan semangat yang sama dan bagian dari tanggungjawab sosial, eNHa Farm dengan tangan terbuka menerima kru dari TRANS7 pada 28 – 30 Agustus 2010 lalu. Baca entri selengkapnya »

Luis Saha – Striker Perancis – sembuh berkat lintah


Luis Saha Striker Perancis

Anda pernah mendengar nama Luis Saha? Jika sobat penggemar sepakbola, eNHa pastikan sobat mengenalnya dengan baik. Ya! Luis Saha, sang striker nasional negara Perancis dan mantan penyerang utama Manchester United ini ternyata juga menggunakan terapi lintah dan cedera lutut yang dideritanya sembuh!

Kok bisa ya? Sobat eNHa pasti tahu bahwa Luis Saha adalah seorang penyerang tengah yang handal, yang piawai dalam mendribble bola, berlari dengan cepat lalu menceploskannya ke gawang lawan. Kehebatan inilah yang membuatnya terpilih sebagai punggawa nasional Perancis dan andalan tim setan merah.

Sayangnya kehebatan Luis Saha sempat bagai lenyap begitu saja. Hal ini dikarenakan cedera berkepanjangan yang diderita pada lututnya. Cedera pada lutut bagai kiamat bagi seorang striker. Cedera ini pula yang membuatnya tidak dapat bermain maksimal dan akhirnya terlempar dari tim utama Perancis dan Manchester United. Baca entri selengkapnya »

Lintah Memecahkan Kasus Kejahatan


Terkuaknya kejahatan berkat Lintah

Lintah membantu memecahkan kasus kejahatan yang sulit dipecahkan? Kedengarannya suatu hal yang mustahil. Sebelumnya kita telah ketahui bersama bahwa lintah bermanfaat bagi pengobatan medis dan kosmetik. Nah, kali ini eNHa mendapatkan informasi yang tak kalah mengejutkan, dimana lintah ternyata mampu pula membantu pihak kepolisian dalam membuka tabir suatu kejahatan di Tasmania Australia.

Polisi Tasmania pada medio 2009, telah menggunakan darah yang diambil dari lintah untuk kemudian mencocokkannya dengan DNA seorang pria tersangka perampokan Tasmania Utara. Hebatnya lagi, hal ini dilakukan delapan tahun setelah kejadian perampokan tersebut. Cara ini diyakini adalah cara pertama yang dilakukan oleh polisi di dunia dalam memecah kasus kejahatan.

Di Australia, sejak tahun 2007 Nasional Investigasi Kriminal Database DNA, yang dikenal sebagai CrimTrac, telah memberikan otorisasi kepada polisi untuk menyesuaikan profil DNA di seluruh Australia. Setelah sistem baru tersebut diaktifkan, profil DNA yang ada sebelum Undang-undang Prosedur Forensik 2001 berlaku, dapat digunakan. Baca entri selengkapnya »