Terapi Lintah untuk Diabetes


Aplikasi lintah untuk diabetes

Pada saat ini, Diabetes adalah salah satu penyakit kronis paling lazim di dunia. Jutaan orang telah didiagnosa menderita Diabetes dan trend penyakit ini dari hari ke hari makin meningkat. Penelitian di Amerika pada tahun 2009 lalu menempatkan Diabetes sebagai 1 dari 10 penyakit yang membutuhkan biaya pengobatan paling mahal. Mantan Presiden Indonesia ke – 4 KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pun didiagnosa menderita penyakit berbahaya ini, hingga menyebabkan wafatnya beliau.

Diabetes sendiri disebabkan kondisi gagalnya pankreas memproduksi insulin yang cukup. Diabetes yang banyak menyerang adalah tipe 1 dan 2. Diabetes tipe 1 biasanya awal masa kanak-kanak, di mana terdapat penipisan insulin absolut. Sedangkan diabetes tipe 2, serangan biasanya di usia dewasa sekitar usia 45 tahun atau lebih; di mana produksi insulin terjadi, tetapi jumlah insulin yang diproduksi tidak mencukupi. Baca entri selengkapnya »

Terapi Lintah Warisan Kedokteran Islam


Ilustrasi Kedokteran Islam Masa Lalu

Kontribusi peradaban Islam dalam dunia kedokteran sungguh sangat tak ternilai. Di era keemasannya, peradaban Islam telah melahirkan sederet dokter terkemuka yang telah meletakkan dasar-dasar kedokteran modern. Dunia Islam juga tercatat sebagai peradaban pertama yang memiliki rumah sakit yang dikelola secara profesional.

Dunia kedokteran Islam di zaman kekhalifahan telah mewariskan sederet peninggalan bagi peradaban modern. Salah satu peninggalan terpenting dari kedokteran Islam adalah terapi kedokteran. Para dokter Muslim melalui kitab atau risalah yang ditulisnya telah memperkenalkan aneka terapi untuk mengobati beragam penyakit.

Para dokter Muslim di era kejayaan mencoba membuktikan hadis Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa ”semua penyakit pasti ada obatnya.” Lewat aneka terapi yang dikembangkannya, para dokter Muslim berhasil menemukan metode penyembuhan penyakit berdasarkan penyebabnya. Baca entri selengkapnya »

Minyak Lintah Mendongkrak Keperkasaan Pria?


MINYAK LINTAHMinyak lintah mendongkrak keperkasaan pria? Masa sih? Begitu mungkin yang ada di pikiran Anda.Eits, itu ada benarnya lho! Sejak zaman dahulu minyak lintah memang berkhasiat untuk urusan keperkasaan pria. Konon minyak lintah dapat memperbesar alat vital dan mencegah ejakulasi dini pada pria. Di beberapa daerah di Indonesia, lintah juga turut berperan dalam ritual para bujangan sebelum menikah.

Coba simak penuturan Sri Hernanik atau Jeng Nanik, seorang penyembuh alternatif asal Solo yang diwawancarai oleh koran Suara Merdeka tentang manfaat minyak lintah. Menurutnya, minyak lintah, terutama yang didapatkan dari hutan di Kalimantan, berkhasiat untuk menyembuhkan penderita impoten dan ejakulasi dini. Pasien yang ditangani oleh pengobat yang berpraktek di Hotel Singosari, Semarang ini berasal dari berbagai tempat. Mulai dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta hingga Batam dan Malaysia.

Minyak lintah ini sendiri dibuat dengan bahan tambahan berupa minyak sayur. Beberapa ekor lintah berukuran besar (lintah kerbau lebih baik) dalam keadaan hidup dimasukkan ke dalam toples berisi minyak sayur. Setelah itu lintah dibiarkan selama tujuh hari di dalam toples yang tertutup rapat. Setelah tujuh hari, lintah akan bercampur dengan minyak sehingga warna minyak menjadi hitam. Cara penggunaannya sederhana saja. Cukup dioleskan ke alat vital sebelum tidur sambil sedikit dipijat. Tak perlu membuatnya sendiri, saat ini minyak lintah dalam kemasan pun bisa diperoleh dengan mudah. Praktis bukan? Tapi, tentu saja percaya atau tidak manfaat minyak lintah, semuanya terserah Anda!

Lintah, Si Mungil Sarat Manfaat


Lintah si penyembuh

Lintah si penyembuh

Tak banyak yang tahu kalau lintah bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh. Lintah ternyata berkhasiat untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan memanfaatkan lintah di antaranya adalah hipertensi, sakit kepala,varises, hingga gangguan nyeri sendi. Minyaknya bahkan konon berkhasiat untuk keperkasaan pria! Sedangkan bubuk lintah yang dibuat dari lintah kering biasa digunakan sebagai bahan tambahan untuk membuat kosmetik.

Penggunaan lintah sebagai media pengobatan ini sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak abad ke-17. Ketika itu, lintah biasa digunakan di banyak rumah sakit untuk pasien-pasien pasca operasi. Lintah juga yang dipakai untuk membersihkan jaringan darah yang membeku. Itu berkat kandungan zat antikoagulan (anti penggumpalan darah) di dalam air ludahnya yang disebut hirudin. Adapun jenis lintah yang digunakan adalah jenis hirudo medicinalis.

Kini, dunia medis pun mulai menggunakan kembali pengobatan dengan

Kecil tapi sarat manfaat

Kecil tapi sarat manfaat

lintah. Di Amerika, lintah mulai diteliti untuk mengobati gangguan darah, hati, dan paru-paru.Lintah juga mulai dipromosikan manfaatnya untuk menyembuhkan gangguan-gangguan yang terjadi setelah pembedahan mikro seperti pencangkokan kulit.

Karena langkanya lintah jenis hirudo medicinalis, saat ini para ilmuwan tengah meneliti manfaat lintah jenis lainnya. Ada dua spesies yang diteliti yaitu Gnathobdellida dan Rhynchobdellida. Spesies pertama adalah yang menggigit kulit dengan cakaran gigi kitinnya, lalu menyuntikkan hirudin melalui bagian luka itu. Jenis yang kedua adalah yang memiliki semacam belalai yang dapat ditusukkan ke tubuh mangsanya dan memasukkan zat antikoagulan lainnya yang disebut hementin.

Nah! Anda tertarik untuk membuktikan khasiat lintah? Silakan mencoba!