Wajah Luka Parah diobati Lintah!


Sobat eNHa, pagi ini eNHa membaca satu berita baru mengenai aplikasi lintah yang memberikan manfaat bagi manusia, dimana ada seorang wanita Swedia terluka parah diobati dengan lintah. Wanita tersebut dilarikan ke rumah sakit dengan luka gigitan akibat serangan anjing peliharaannya, yang mengakibatkan luka begitu parah pada wajahnya. Luka menganga membentang dari bibir atas hingga ke mata, sebagian daging kulit wajah wanita malang tersebut bahkan terkoyak.

Dengan kondisi yang sedemikian parah, para dokter bedah di rumah sakit Skane di Swedia mengambil keputusan cepat yang berani. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan sang pasien adalah dengan melakukan bedah rekonstruksi wajah dan menyambung wajahnya yang nyaris hancur menggunakan 358 ekor lintah. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Lintah Indonesia di Kontan | Si Penyedot Darah yang Laku Keras



eNHa Farm di Tabloid Kontan

Sobat eNHa, berikut ini eNHa link-kan sebuah hasil liputan Tabloid Bisnis KONTAN tentang Budidaya Lintah eNHa Farm. Tulisan ini telah diterbitkan pada edisi 9 tanggal 20 Agustus 2010 lalu. Selamat membaca!

Si penyedot darah yang laku keras.

Zat-zat Penuh Manfaat yang Terkandung dalam Lintah


Dari hasil kajian-kajian dan penelitian ilmiah yang dilakukan, telah diketahui bahwa lintah mengandung banyak zat yang penuh manfaat bagi tubuh manusia. Berikut ini antara lain zat-zat yang terkandung di dalam lintah:

Nitric Oxide: pada tahun 1998 Hadiah Nobel untuk fisiologi telah dianugerahkan kepada Robert Furchgott, Prof Louis Ignarro dan Ferid Murad yang menemukan pertalian Nitric Oxide (NO) yang kemudian digunakan dalam ramuan Viagra. Dalam satu kajian ilmiah Universiti Purdue, lintah jenis Hirudo Medicinalis dikenal dapat mengeluarkan NO secara alami. Sementara kajian ilmah lainnya mengatakan bahwa NO dapat menyelesaikan 90% masalah kegagalan ereksi kaum lelaki. Vagina dan klitoris wanita apabila tersentuh oleh usur NO ini juga dapat meningkatkan rangsangan seksual, dimana NO tersebut akan memberi stimulus ke syaraf-syaraf yang memacu gairah seksual wanita. Baca entri selengkapnya »

Lintah untuk Pengobatan


Lintah yang digunakan untuk pengobatan terdiri beberapa jenis lintah tetapi paling sering dari jenis Hirudo Medicinalis di wilayah Eropa dan Hirudinaria Manillensis di wilayah Asia. Secara umum morfologi jenis lintah di atas sama seperti lintah kebanyakan. Dimana jenis lintah dewasa dapat mencapai ukuran panjang hingga 20 cm dengan warna dominana hijau, cokelat atau cokelat kehijauan dengan warna di bagian dorsal yang lebih gelap dan ventral lebih terang.  Lintah jenis ini tersebar luas di hampir seluruh Eropa dan ke Asia.

Rawa habitat alami lintah

Habitat utama spesies Hirudo adalah rawa-rawa air tawar yang berlumpur dan banyak alur selokan yang dipenuhi tumbuhan gulma. Lintah hidup dengan menempelkan dirinya ke tubuh hewan-hewan vertebrata melalui pengisap di kedua ujung mulutnya, menusuk kulit hewan,  menyuntikkan anti-koagulan (Hirudin) dan anestetik sebelum mengisap darahnya. Lintah ukuran dewasa dapat mengkonsumsi darah hingga 15 gram dalam satu kali makan.

Lintah adalah hewan hermafrodit dan bereproduksi dengan perkawinan seksual. Lintah bertelur di cengkeraman ditengah perutnya namun dengan tubuh tidak berada di bawah air. Lokasi favorit reproduksi lintah adalah wilayah yang memiliki naungan dan lembab.

Biotherapy dengan Lintah


Lintah mengeluarkan sumbatan di pembuluh darah, menyegarkan kembali operasi jari, telinga dan jaringan yang terputus. Kemampuan lintah untuk menggigit dan menghisap darah hanyalah sedikit dari efektifitas lintah.

Adanya zat anti koagulan di dalam liur lintah lah yang benar-benar  membuatnya berbeda. Ketika seekor lintah menghisap darah sampai akhirnya kenyang dan terjatuh, lintah mengeluarkan anti koagulan yang menyebabkan darah mencair selama 48 jam. Pada kondisi tersebut, pembuluh vena baru tumbuh dan menggantikan vena lama yang telah rusak. Di Jerman, lintah telah digunakan pula oleh para Dokter untuk menghilangkan rasa sakit pada pasien osteoarthritis.

(sumber : www.disgustingly-healthy.com)

Tahukah Anda? (Bagian 1)


1. Terdapat 650 jenis spesies lintah di dunia.

2. Ukuran lintah terbesar yang pernah ditemukan adalah 18 inci.

3. Sekitar 1/5 jenis spesies lintah hidup di laut dan hidup dari menghisap darah ikan.

4. Lintah memiliki 32 otak, sedangkan manusia hanya 1.

5. Lintah jenis Hirudo memproduksi anakan dengan kokon, sedangkan lintah di Amazon membawa anakannya didalam perut, terkadang sampai 300 ekor.

6. Tidak semua lintah merupakan penghisap darah. Banyak juga yang merupakan predator dengan makanan utamanya antara lain cacing tanah.

7. Lintah Hirudo memiliki tiga taring dengan 100 gigi pada masing-masing taringnya.

8. Lintah Amazon menggunakan metoda yang berbeda dalam menghisap darah. Mereka tidak menggigit tetapi memasukkan belalai panjang kekorbannya.

9. Gigitan lintah tidaklah menimbulkan rasa sakit karena memiliki zat bius.   

10. Lintah Hirudo menyuntikkan zat anti-koagulan serum ke korban untuk mencegah pembekuan darah.

11. Lintah akan menyedot darah sampai kenyang dan kemudian terjatuh dengan sendirinya.

12. Lintah yang telah menghisap akan memiliki berat badan hingga 5 kali berat badan normalnya.

13. Setelah lintah Hirudo terlepas dari kulit, kulit yg luka akan tetap mengeluarkan rembesan darah hingga 10 jam setelahnya.