Terapi Lintah Warisan Kedokteran Islam


Ilustrasi Kedokteran Islam Masa Lalu

Kontribusi peradaban Islam dalam dunia kedokteran sungguh sangat tak ternilai. Di era keemasannya, peradaban Islam telah melahirkan sederet dokter terkemuka yang telah meletakkan dasar-dasar kedokteran modern. Dunia Islam juga tercatat sebagai peradaban pertama yang memiliki rumah sakit yang dikelola secara profesional.

Dunia kedokteran Islam di zaman kekhalifahan telah mewariskan sederet peninggalan bagi peradaban modern. Salah satu peninggalan terpenting dari kedokteran Islam adalah terapi kedokteran. Para dokter Muslim melalui kitab atau risalah yang ditulisnya telah memperkenalkan aneka terapi untuk mengobati beragam penyakit.

Para dokter Muslim di era kejayaan mencoba membuktikan hadis Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa ”semua penyakit pasti ada obatnya.” Lewat aneka terapi yang dikembangkannya, para dokter Muslim berhasil menemukan metode penyembuhan penyakit berdasarkan penyebabnya.

Beragam jenis terapi yang dikembangkan kedokteran Islam itu antara lain; aromaterapi, terapi kanker, kemoterapi, kromoterapi, hirudoterapi, Parmacoterapi, Pisiterapi, psikoterapi, Pitoterapi, urologi, litotomi, dan terapi seksual.

Hirudoterapi (Terapi Lintah)

Hirudoterapi merupakan terapi penyembuhan penyakit dengan menggunakan lintah sebagai obat untuk tujuan pengobatan, yang diperkenalkan Avicenna dalam karyanya The Canon of Medicine. Ibnu Sina juga mengenalkan penggunaan lintah sebagai perawatan untuk penyakit kulit. Terapi Lintah menjadi salah satu metode yang disukai masyarakat Eropa pada abad pertengahan.

Ibnu Sina : The Canon of Medicine

Dalam era lebih maju, pengobatan dengan lntah diperkenalkan oleh Abd-el-latif pada abad ke-12 M, yang menulis bahwa lintah dapat digunakan untuk membersihkan jaringan penyakit setelah operasi pembedahan. Dia melakukannya, walaupun ia mengerti resiko menggunakan lintah. Ia memberikan saran untuk pasien bahwa lintah harus dibersihkan sebelum digunakan dan kotoran dan debu “yang melekat pada lintah harus dihilangkan” sebelum penggunaan.

“Dia selanjutnya menulis bahwa setelah lintah menghisap darah keluar, garam harus “diteteskan dibagian tubuh manusia,” jelas Nurdeen Deuraseh, dalam karyanya bertajuk  “Ahadith of the Prophet on Healing in Three Things (al-Shifa’ fi Thalatha): An Interpretational”,  Journal of the International Society for the History of Islamic Medicine.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/The_Canon_of_Medicine#Hirudotherapy

5 Tanggapan to “Terapi Lintah Warisan Kedokteran Islam”

  1. Donny Oktavian Syah Says:

    Tulisan yang menarik dan memikat……keep sharing ya dan salam kenal🙂

    Donny
    http://www.manuverbisnis.wordpress.com

  2. eNHa Farm Says:

    Mas Donny : Salam kenal juga dan terimakasih telah mampir.
    Sukses tuk bisnisnya!

  3. Triwanto Says:

    Artikelnya bagus Pak,..

    Untuk anda yang berada di ciledug & sekitarnya. Terapi BEKAM, SEDOT LINTAH, SENGAT LEBAH, GURAH, EAR CANDLE, CHIROPRAKTIC YUMEIHO, REIKI DLL. Berada di :
    CIPADU HOLISTIC CENTRE { CHC } JL.CIPADU RAYA NO 4, KREO, CILEDUG. Telp 02136382223 / 02193340413

    buktikan segera… Tarif terapi kami hanya @ Rp.50.000; an aja.

  4. kholil Says:

    telah hadir di wilayah Surabaya & sekitarnya. TERAPI SEDOT LINTAH,LISTRIK, HIJAMAH (BEKAM),HIPNOTERAPY,HERBAL Dll DI :

    “THIBBUN NABAWI” JL.PACAR KELING 3 NO.44 KEC.TAMBAKSARI SURABAYA-JATIM . Telp 031-77944367./085731516558

    Lintah yang kami di suplay oleh eNHa farm. Jd anda tidak perlu khawatir dan ragu mengenai kualitas lintahnya.tarif nya hanya Rp.40.000; aja.…sudah teruji dan terbukti.

  5. sukohartoyo Says:

    lintah bisa bikin pengobatan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: