Sinar mentari menyeruak lembut di Sabtu pagi, 21 November 2009. Kesibukan tim operasional eNHa Farm mulai terasa. Mengingat pagi ini sesuai jadwal yang telah disepakati dengan pihak redaksi TPI, akan dilakukan shooting budidaya lintah untuk pengobatan. Liputan ini sendiri, seperti telah eNHa Farm infokan sebelumnya, akan menjadi bagian acara “Lintas Pagi Akhir Pekan” di TPI ‘Televisi Kebanggaan Keluarga Indonesia’.
Beberapa kali eNHa Farm berkomunikasi dengan kru TPI untuk memandu perjalanan ke lokasi budidaya di area Limo Depok. Akhirnya pkl. 09.30 WIB tibalah satu mobil avanza biru bertuliskan “TPI”. Lalu dari dalam kendaraan turunlah 3 sosok ber-uniform TPI. Selempang kemudian eNHa Farm menyambut kedatangan Mas Andy ~ sang Kameramen, Mbak Dewi ~ Reporter dan Mas Wawan ~ Asisten Kameramen. 
Setelah berkoordinasi tentang format peliputan dan ekspektasi dari kru TPI, dimulailah acara peliputan “Budidaya Lintah dan Terapi Lintah untuk Pengobatan”. Fokus utama liputan kali ini antara lain :
- Informasi umum tentang lintah, habitat dan manfaatnya
- Cara-cara beternak lintah, pembibitan, pemberian pakan dan operasional budidaya
- Pengobatan alternatif menggunakan media lintah
Sesi 1 : Informasi Umum tentang Lintah
Liputan diawali pada area ruang demo dimana pada ruang tersebut eNHa Farm menempatkan beberapa akuarium besar untuk meneliti dan berlaku pula sebagai ruang memamerkan lintah dari berbagai ukuran.
TPI : “Apakah lintah yang digunakan untuk pengobatan itu?”
eNHa : Lintah yang digunakan untuk pengobatan adalah jenis Hirudinaria Manillensis yang banyak dikenal sebagai lintah kerbau atau lintah rawa yang tersebar di wilayah Asia Tenggara. Sedang untuk wilayah Eropa yang digunakan adalah lintah jenis Hirudo Medicinalis.
TPI : “Bagaimana cara budidaya lintah?”
eNHa : Lintah dapat dibudidayakan dengan mengembangbiakkannya pada lokasi yang mirip dengan habitat alami lintah yaitu lokasi yang tidak terpapar matahari langsung, agak teduh dan lembab. Tempat budidayanya dapat berupa kolam konkrit atau peluran, kolam kanvas dan polytank.
TPI : “Bagaimana untuk makanan dan pembiakannya?”
eNHa : Makanan alami lintah adalah darah. Di habitat asli asupan darah didapat dari binatang semacam kerbau atau ikan. Nah, untuk budidaya dapat digunakan belut, ikan lele dan juga darah sapi. Namun jangan sekali-kali menggunakan darah kambing karena dapat menyebabkan kematian pada lintah.
Sesi 2 : Demo Terapi Lintah
TPI : “Seperti apakah cara terapi pengobatan menggunakan lintah?”
eNHa : Terapi lintah pada dasarnya mirip dengan terapi bekam. Kelebihan utama dari lintah adalah adanya zat Hirudin yang bermanfaat sebagai zat anti koagulan yang berfungsi melancarkan aliran darah yang tersumbat. Terapi dilakukan dengan menempelkan lintah pada titik-titik akupuntur yang berhubungan dengan penyakit pasien.
TPI : “Apakah peralatan yang dibutuhkan untuk pendukung terapi lintah?”
eNHa : Alat utama adalah lintah itu sendiri yang didukung oleh peralatan antara lain jarum untuk menitik agar keluar darah perangsang lintah, pinset untuk mengambil lintah, kain kasa dan kapas untuk menutup bekas luka, alkohol 90% untuk sterilisasi luka, sarung tangan plastik / latex sebagai pencegah kontak langsung dengan darah pasien dan tempat buangan lintah bisa berupa ember.
TPI : “Penyakit apa saja yang dapat diobati dengan terapi lintah?”
eNHa : Penyakit yang paling efektif diobati dengan lintah adalah jenis penyakit yang berhubungan dengan aliran darah semisal hipertensi, asam urat, kolesterol tinggi, stroke, parkinson, epilepsy, migrain, vertigo, varises, wasir dll. Lintah juga efektif untuk kosmetika atau kecantikan untuk menghilangkan jerawat, vitiligo, penurunan berat badan dll.
TPI : “Lintah yang sudah digunakan untuk pengobatan, apakah dapat digunakan lagi?”
eNHa : TIDAK! sangat tidak disarankan menggunakan lintah yang telah dipakai pengobatan. Hal ini untuk mencegah kontaminasi penyakit dari pasien yang satu ke pasien lainnya. Lintah bekas pengobatan dapat dilepasliarkan kembali di alam.
Sesi 3 : Operasional Budidaya Lintah
TPI : “Bagaimana cara operasional budidaya lintah?”
eNHa : Lintah budidaya harus di jaga habitatnya sealami mungkin, dengan memberikan air dengan kadar pH normal, tinggi air di buat setinggi 1/2 ukuran tinggi kolam. Didalam kolam dimasukkan pula tanah, bebatuan untuk lintah bermain dan juga tanaman pelindung semacam eceng gondok.
TPI : “Untuk pemberian pakannya sepeti apa?”
eNHa : Pemberian pakan dengan belut dapat menggunakan kawat nyamuk, dimana belut dijepit dengan kawat tersebut dan dimasukkan ke kolam lintah. Begitu belut diceburkan ke kolam maka lintah yang lapar akan menghisap darah belut tersebut. Belut diangkat sekitar 1 hari setelah peletakan. Pemberian pakan ini rutin dilakukan setidaknya 2 minggu sekali untuk masing-masing kolam.
TPI : “Kondisi kolam apakah harus selalu bersih?”
eNHa : BETUL! Kolam harus selalu dijaga dari polutan, karena lintah akan responsif sekali terhadap tembakau, cat, tiner, garam ataupun alkohol. Polutan tersebut dapat menyebabkan kematian pada lintah.
Terasa suasana peliputan penuh canda, karena para kru TPI terutama Mbak Dewi sang Reporter acara, ternyata takut dengan lintah. Setelah kira-kira 2 jam, akhirnya selesailah shooting tersebut.
Liputan diakhiri dengan makan bersama tim eNHa Farm dengan kru TPI, dengan menu sayur asam, pepes jamur tiram made in eNHa Farm yang kami budidayakan sendiri juga, sambal gowang dan tentunya ikan asin jambal. Mantap!
Tak lupa pesan sponsor : “Jangan lewatkan penayangan budidaya lintah eNHa Farm pada acara Lintas Pagi Akhir Pekan TPI pada hari Minggu, 06 Desember 2009 pkl. 06.00 – 07.00 pagi WIB”
Selamat menonton!






Desember 7, 2009 pukul 2:32 PM
Udah nonton tayangannya di TPI, geli sih ngeliat lintahnya dan belum berani membayangkan melakukan pengobatan memakai lintah. Tapi memang sangat masuk akal sih kalau lintah efektif dipakai sebagai media pengobatan yang berhubungan dengan gangguan penyakit akibat tersumbatnya saluran darah.
Sayangnya si bos lintah gak kelihatan tuh di tayangannya
Harusnya si bosnya langsung yang diinterview plus mempraktekkan pengobatan dengan menggunakan lintah.
Semoga usahanya makin maju!!!
Desember 7, 2009 pukul 4:37 PM
Saya nonton tayangannya biarpun agak-agak geli dikit. Kalau saya ingin mencoba terapinya saya harus datang ke mana ya? Karena saya lupa mencatat alamat yang ditayangkan di televisi.
Desember 7, 2009 pukul 8:10 PM
Mbak Ariana : Terimakasih untuk doa dan supportnya!
Rasa geli, jijik dan takut memang berada dalam data teratas hal yang membuat orang enggan terapi lintah. Tapi percayalah, bahwa rasa tersebut akan dapat hilang dengan sendirinya jika sudah merasakan terapinya. Lintah memiliki zat anastetik sehingga pasien yang diterapi lintah tidak akan merasakan sakit yang sangat. Insyaallah pada penayangan berikutnya akan hadir tim lengkap. Tunggu tanggal mainnya
April 18, 2010 pukul 12:49 PM
Bagi anda yang berada di wilayah Surabaya & sekitarnya. TERAPI SEDOT LINTAH,LISTRIK, HIJAMAH (BEKAM),HIPNOTERAPY,HERBAL Dll DI :
“THIBBUN NABAWI” JL.PACAR KELING 3 NO.44 KEC.TAMBAKSARI SURABAYA-JATIM . Telp 031-77944367.
Lintah yang kami di suplay oleh eNHa farm. Jd anda tidak perlu khawatir dan ragu mengenai kualitas lintahnya.tarif nya hanya Rp.40.000; aja.…sudah teruji dan terbukti.
Desember 7, 2009 pukul 8:19 PM
Mbak Liani : Posisi sekarang dimana? Lokasi kami berada di wilayah Cinere Depok. Namun kami memiliki pula beberapa rekanan yang bergerak di pengobatan alternatif terapi lintah di beberapa wilayah. Mbak Liani dapat berhubungan dengan kolega-kolega kami tersebut.
April 25, 2010 pukul 7:30 PM
saya berminat budidaya lintah,tapi saya belum tau sasaran pemasaran.mohon informasinya.
jombang
Desember 15, 2009 pukul 10:18 PM
Bagi anda yang berada di wilayah ciledug & sekitarnya. TERAPI SEDOT LINTAH, BEKAM, SENGAT LEBAH REIKI DLL ADA DI :
CIPADU HOLISTIC CENTRE { CHC } JL.CIPADU RAYA NO 4, KREO, CILEDUG. Telp 02136382223 / 02193340413.
Lintah yang kami pakai di suplay oleh eNHa farm. Jd anda tidak perlu khawatir mengenai kualitas lintah kami. Dari 14 macam tehnik terapi di CHC,tarif nya hanya Rp.50.000; aja. Buktikan….
Desember 20, 2009 pukul 2:14 PM
minat budidaya lintah tapi tempat penampungan hasil ternak dimana ya kk ? mhn pencerahannya kk.
Desember 21, 2009 pukul 11:24 AM
Mas Solihin : Jika minat mengembangkan budidaya lintah, silahkan hubungi kontak kami di (021) 97655556
April 30, 2010 pukul 1:44 PM
Kalau nyari bibitnya dimana?berapa harganya per ekor?
Januari 21, 2010 pukul 10:39 AM
Paling takut ma Lintah, wah sayang sekali ga tau ada liputan TPI di eNHa Farm, klo tau pasti ikutan nntin deh..
Smoga budi daya lintahnya semakin maju deh, slam ya sama linta2nya..heheheh
Januari 25, 2010 pukul 1:48 AM
Salam super Dzuki
Wah sayang gak sempat nonton liputan yg di TPI ya? Jangan takut, beberapa saat lalu eNHa Farm juga baru diliput lagi oleh Trans TV. Nantikan update rencana penayangannya di blog eNHa ya.
Februari 20, 2010 pukul 4:14 PM
Wow baru tau kalo lintah ada budidayanya juga. Boleh belajar Mas? Saya tertarik ingin tau. Gimana caranya ya?
Maret 6, 2010 pukul 10:08 PM
Iya Mas Ihsan. Boleh saja belajar dari kami. Rencananya dalam waktu dekat, kami memang akan melakukan Training khusus tentang budidaya lintah ke masyarakat umum.
Silahkan hubungi nomor / email kami untuk informasi lebih lanjut.
April 23, 2010 pukul 5:46 PM
salam…..
saya tertarik ternak lintah untuk pengobatan,untuk modal dari awal kurang lebih butuh berapa duit ya mas…
ada buku budidaya lintah gak mas….maaf karena dari nol
terima kasih
April 30, 2010 pukul 8:21 AM
mas kok komen aq gag d bales2? tlong sgera d jawab saya tunggu.
Maret 5, 2010 pukul 3:07 PM
aku sudah berkali2x terapi lintah. jijik tapi puas, apalagi setelah terapi darah kental terus keluar smp beberapa jam. alhamdullilah, migren, sakit & tegang di leher hilang semua. mau lagi ah minggu depan.
sebenarnya berapa lama sekali boleh terapi lintah ? gimana caranya supaya gak jijik sama lintah. aku pengen berani sama lintah jadi bisa terapi sendiri. thank u.
Maret 6, 2010 pukul 10:16 PM
Mas Ade, terimakasih untuk testimoninya. Terapi lintah memang sangat efektif untuk penyakit yang berkaitan dengan peredaran darah.
Untuk perioda pengobatan, tergantung penyakit yg diderita. Untuk penyakit yang berat semisal jantung, disarankan pengobatan dilakukan seminggu dua kali. Sedangkan untuk pencegahan penyakit cukup dilakukan 1 bulan sekali.
Untuk menghilangkan rasa jijik, takut ataupun sugesti negatif lainnya, kami sarankan untuk dilakukan terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique). Jika Mas Ade berminat, kami bisa bantu.
Maret 8, 2010 pukul 6:30 PM
aku mau terapi SEFT-nya. boleh minta infonya.
oh ya, kata terapisnya hanya boleh 1 minggu sekali gak boleh lebih dari itu soalnya takut amenia. kalau 1 bulan sekali untuk pencegahan itu sudah aku lakukan tapi penasaran biar cepat sembuh harusnya berapa kali untuk penyakit migren, kelenjar getah bening, jantung / kanker ? mohon infonya karena orang sekitar aku ada yang mengalaminya. terima kasih.
Maret 22, 2010 pukul 10:46 AM
Untuk informasi SEFT dapat hubungi kami di (021) 976 5555 6
Jika kondisi memungkinkan bisa dilakukan 2 minggu sekali Pak Ade.
April 23, 2010 pukul 6:04 PM
mhn infonya untuk budidaya lintah. saya sangat tertarik dgn budidaya lintah. terima kasih
April 23, 2010 pukul 8:01 PM
mohon infonya untuk budidaya lintah.dan hasilnya di jual kemana?.terimakasih..asal saya dari palu-sulteng
April 23, 2010 pukul 9:00 PM
saya tertarik untuk ikut budidaya lintah. bisa kasih informasinya???
April 24, 2010 pukul 12:06 AM
Melihat tayangan budidaya lintah di tvOne jadi terinspirasi. Berapakah modal awal budidaya lintah?
Dan apakah nantinya hasil budidaya ditampung Enha Farm?
terimakasih
April 24, 2010 pukul 12:58 PM
untuk wilayah jawa timur (surabaya dan sekitarnya), dimana tempat pelatihan untuk budidaya dan sekaligus pembeli lintah( penampung) tling saya minta info yang lengkap (analisa usaha ) prospek dan pengembangan kedepan bisa laungsung hub saya di 08563643698 (muzayin) trim’s atas bantuannya.
April 24, 2010 pukul 1:00 PM
Saya tertarik dg budidaya lintah..kalau mau belajar bisa menghubungi siapa ya?
Tentang pemasarannya sendiri bagaimana..ada system inti/plasma-nya?
April 24, 2010 pukul 9:00 PM
saya tertarik akan budidaya lintah,dimana saya bisa belajar budidaya lintah dan mengetahui alamat enha farm? terima kasih.
April 24, 2010 pukul 9:31 PM
berapa lama belajarnya sampai menghasilkan,? lahan yg diperlukan, dan modal awalnya ? pemeliharaannya sulit apa tidak ?…… saya di bandung ada cabangnya kah ?
April 26, 2010 pukul 6:47 AM
wuih mantap bisnisnya, saya jadi pingin menambah bisnis baru ini, mohon info bisnis serupa (lintah) yang ada dijogja !
April 26, 2010 pukul 4:30 PM
Klo boleh tau…bgmn cara pengembangbiakannya…saya sangat tertarik mencoba bisnis ini…saya d garut…ada kah cabangnya?
April 26, 2010 pukul 7:59 PM
[...] Lintah di Malaysia. Pada kunjungan tersebut Leech Agro Farm melihat-lihat lokasi pengembangan budidaya lintah eNHa Farm di Limo Depok. Kunjungan di mulai dari lokasi ruang pamer dan laboratorium eNHa, lalu dilanjutkan [...]
April 26, 2010 pukul 8:33 PM
waduh saya jadi ingin nih usaha ini.
tapi sebelumnya jika boleh sih belajar dulu dengan yang ahlinya. apa di izinkan?
jika ia, dimana alamatnya?
April 27, 2010 pukul 12:53 AM
Saya asal banjarmasin berminat budidaya lintah gmana caranya dan pemasaran untuk wilayah banjarmasin apa ada?
April 27, 2010 pukul 10:54 AM
pengin dech…ikutan budidaya lintah…siapa tahu bisa ikutan sukses juga jadi pengusaha lintah…
April 27, 2010 pukul 11:31 AM
saya pengen belajar budidaya lintah ini, mohon bimbingannya….
April 27, 2010 pukul 1:07 PM
P saya di jogja pingin ikutan budidaya jadi partner anda gmana ya carannya
April 27, 2010 pukul 5:00 PM
saya asal bandung, tapi saya ingin ternak lintah di garut. saya ingin belajar ternak lintah caranya gimana, saya nonton di jendela usaha katanya di eNHa Farm siapa saja dapat melakukan pelatihan pembudidayaan.atau mungkin eNHa Farm punya kolega di wilayah bandung jadi saya bisa belajar kepada koleganya,.. keinginan saya sangat besar dikarenakan kondisi saya saat ini sedang tidak bekerja dan dari dulu saya ingin mengelola lahan saya di garut. ini akan menjadi langkah awal saya untuk konsisten mengelola lahan.. terimakasih,.. saya sangat mengharapkan bantuannya… wassalam
April 27, 2010 pukul 9:13 PM
pak,saya dari medan.saya tertarik dengan budidaya lintah,gimana caranya????ikut pelatihannya dimana,di medan ada tidak??dan pemasarannya bagaimana pak….???mohon di balas pak
April 28, 2010 pukul 9:38 AM
kalo di seputaran jawa tengah solo dan sekitarnya saya bisa menghubungi siapa ya????
April 28, 2010 pukul 12:21 PM
saya berasal dari bandung ingin tau lebih banyak cara beternak lintah,..bagaimana caranya,…mohon balasan nya
April 29, 2010 pukul 11:05 AM
saya dari serang ingin tau lebih banyak cara beternak lintah,..bagaimana cara mendapatkan “indukan” dan pemasaran-nya,…mohon balasan nya
April 30, 2010 pukul 8:26 AM
saya di jombang .saya ingin berternak lintah tapi saya belum tau pemasaran nya . mohon pencerahan nya.
April 30, 2010 pukul 1:49 PM
Mas, saya ada di Bali.
Di sini dimana ya ada pengobatan terapi yang seperti ini?
April 30, 2010 pukul 1:55 PM
Ass.ww
Saya sebetulnya puingiin bngt ternak lintah. Namun dari beberapa pertanyaan beberapa pemirsa televisi tentang modal awal yang diperlukan serta pemasaran produk kok nggat ditanggapi.
Mohon dengan hormat eNHa Farm membalas dong.
Mudah-mudah usaha eNHa Farm makin maju.
Tks.
Mei 1, 2010 pukul 6:12 PM
Saya dani dari serang banten. Saya tertarik sekali untuk budidaya lintah. Bagaimana saya harus memulai? Mohon bantuannya dari eNHa farm ini.
Mei 4, 2010 pukul 8:26 PM
mas tolonG AKU MINTA ALAMAT BUDIDAY LINTAH DI DAERAH SOLO KIRIM KE FACEBOOK KU YA rOCHMADIIWAN@YAHOO.CO.ID AK MAU BELAJAR CARA BUDIDAYA LINTAH DAN CAR PENJULANNYA
Mei 6, 2010 pukul 7:11 PM
Saya mau blajar budidaya lintah, jadi apa yg hrs saya lakukan?? Di mana tmpt utk mulai bljr budidaya lintah ini??
Mei 7, 2010 pukul 4:08 AM
mas saya mau coba membudidayakan lintah, yang pertama saya mesti lakukan apa?? dimana saya bisa mulai mempelajari tentang usaha pembudidayaannya?
Mei 9, 2010 pukul 1:39 PM
di bali alamatnya dimana ya bisa terapi lintah?
Mei 9, 2010 pukul 4:34 PM
Saya dari Ciledug Tangerang ingin pembudidayakan lintah,mohon petunjuk dari eNHa Farm.Terima kasih sebelumnya.
Mei 10, 2010 pukul 9:56 PM
Saya dari palembang , mau tanya apakah lintah bisa menyembuhkan Hepatitis B Dan gimana cara saya untuk beli lintah Rawa tersebut………..?tolong di bales lewat email ya
Mei 10, 2010 pukul 9:59 PM
Saya dari palembang , mau tanya apakah lintah bisa menyembuhkan Hepatitis B Dan gimana cara saya untuk beli lintah Rawa tersebut………..?tolong di bales lewat email bowo.5310@yahoo.co.id thanks sebelumnya
Mei 11, 2010 pukul 1:45 AM
saya tertarik budi daya lintah untk
menambah penghasilan dr MDR
Mei 21, 2010 pukul 3:23 PM
saya dari banyuwangi. saya sangat berminat dengan budi daya lintah, tapi saya tidak tahu gimana caranya. juga gimana caranya untuk mendapat bibit atau indukannya dan juga kemana mau dipasarkan. mohon informasinya. trim’s sebelumnya
Mei 27, 2010 pukul 11:06 AM
mohon informasi mngenai pmbelian bibit,cra pngmbngn serta penjualan utk daerah sumatera utara ke yos_smile@plasa.com
Mei 29, 2010 pukul 3:26 PM
Saya kepengin belajar budidaya lintah saya mesti kontak siapa?
Juni 5, 2010 pukul 12:38 AM
Untuk pemesanan bibit ataupun indukan lintah silahkan hubungi kami di telepon: (021) 97655556/ 08176434677 email: enhamidin@gmail.com
Juni 17, 2010 pukul 1:22 PM
wah,, saya kmrn sudah ke enha farm,, tempatnya enak dan saya tertarik untuk budidaya lintahnya. apakah bisa? dan apakah saya bisa berlatih untuk membudidayakan lintahnya??
Juni 18, 2010 pukul 5:11 PM
bos saya di Probolinggo.. apakah ternak lintah bisa di budidayakan di probolinggo yang notabene suhu nya panas ( Daerah tepi pantai).
1.mohon bimbingan / informasi mengenai kolam dan cara perawatan lintahnya.
2. untuk pemasarannya kmn sy harus menjualnya??
OK terimakasih mohon di balas ke email juga.
Juli 28, 2010 pukul 4:42 PM
[...] Lintah di Malaysia. Pada kunjungan tersebut Leech Agro Farm melihat-lihat lokasi pengembangan budidaya lintah eNHa Farm di Limo Depok. Kunjungan di mulai dari lokasi ruang pamer dan laboratorium eNHa, lalu dilanjutkan [...]
Agustus 2, 2010 pukul 2:05 PM
saya ingin berternak lintah Posisi saya di Jombang Jatim
yang sya ingintanyakan :
1.dimana saya mendapatkan BIBIT nya
2.bagaimana cara memeliharanya,membibitkannya , tempat memeliharanya seperti apa bentuknya
3.kemana saya harus menjual lintah tersebut
Terimakasih
September 3, 2010 pukul 3:06 PM
[...] http://lintahindonesia.wordpress.com/2009/12/04/liputan-budidaya-lintah-untuk-lintas-pagi-tpi-bag-2/ [...]
Oktober 28, 2010 pukul 11:11 PM
gimana cara mendapatkan bibit di seputaran jombang
Oktober 30, 2010 pukul 9:22 PM
mas saya dr jember jawa timur. saya tertarik untuk beternak stelah melihat tayangan televisi…..
mohon petunjuk n bimbingannya. dan jg mohon informasi bgimana mendapatkan bibit beserta caranya ternak serta modalx……?
dan jg mohon informasi yg sumber terdekat dr jember
trim’s………
low bs blasa via email aja
Oktober 30, 2010 pukul 9:52 PM
saya di seputaran jombang. melihat penayangan di tv budidaya lintah kayaknya menjanjikan. mohon informasi mngenai pmbelian bibit,cara budidayane gimana? paling tidak infonya siapa disekitar jombang yang dapat saya hubungi. trims
Juni 1, 2011 pukul 9:58 PM
mas saya berminat untuk budidaya,tapi modal awal brapa?pemasaranya ci gm?tlong bles ke almt email saya,
Juni 28, 2011 pukul 1:58 PM
mas saya di Medan, boleh tau jika di daerah Medan ada terapi sedot lintah, mohon info nya terima kasih…